Tetanus

Tetanus merupakan penyakit yang menyebabkan otot menjadi kejang karena serangan bakteri Clostridium tetani yang masuk ke dalam luka sekecil apapun pada tubuh.Clostridium tetani memproduksi toksin tetanospasmin yang menempel pada saraf di dekat luka kemudian membawanya ke otak dan sumsum tulang belakang sehingga terjadi gangguan pada aktivitas normal saraf. Tetanus merupakan salah satu infeksi yang berbahaya karena dapat mempengaruhi sistem saraf.

Gejala tetanus umumnya diawali dengan kejang otot rahang bersamaan dengan timbulnya pembengkakan serta rasa sakit dan kaku di otot leher, bahu, dan punggung. Kejang-kejang secara cepat merambat ke otot perut, lengan atas dan paha. Masa inkubasi tetanus terjadi dalam waktu 3-14 hari dengan gejala yang mulai timbul di hari ke-7. Tetanus dapat dicegah dengan pemberian imunisasi DPT.

Penyakit tetanus terjadi jika kuman yang hidup di dalam kotoran hewan atau manusia memasuki tubuh lewat luka. Yang sangat berbahaya terutama luka yang dalam dan kotor.

Tetanus

Luka-Luka yang menyebabkan tetanus :

- Gigitan hewan, terutama gigitan anjing dan babi
- Luka karena peluru atau pisau
- Lubang telinga ditindik dengan jarum yang kotor
- Luka yang disebabkan oleh kawat duri
- Luka tusuk akibat duri, potongan kawat dan paku

Penyebab Tetanus pada bayi baru lahir :

Kuman-kuman tetanus masuk melalui tali pusar yang baru lahir karena kurangnya kebersihan atau tidak memperhatikan peringatan lainnya. Terjadi tetanus lebih besar jika :

- Tali pusar di potong dengan alat gunting, bambu, pisau yang tidak direbus dahulu dan yang tidak dijaga kebersihannya

- Tali pusar di potong terlalu jauh dari badan bayi

- Jika tali pusar yang baru dipotong dibungkus dengan rapat atau dibiarkan basah

Tanda-Tanda Tetanus

a. Adanya luka yang terkena infeksi, namun terkadang tidak ditemukan lukanya

b. Mengalami kesukaran dan gangguan waktu menelan

c. Rahang menjadi kaku, kemudian diikuti dengan otot-otot leher dan bagian-bagian tubuh yang lain

d. Serangan kejang yang sakit (mendadak kencang) pada rahang dan airnya pada seluruh tubuh. Menggerakkan atau menyentuh penderita dapat menimbulkan kekejangan atau kontraksi otot (spasme) seperti : cahaya terang atau suara yang mendadak dapat pula menimbulkan kekejangan otot (spasme) ini.

Pada bayi baru lahir, tanda tetanus yang pertama umumnya terjadi 3 sampai 10 hari setelah dilahirkan (persalinan). Anak mulai menangis terus-menerus dan tidak mau menyusu. Sering daerah pusar tampak kotor dan meradang, setelah beberapa jam atau hari, kekakuan rahang dan tanda-tanda tetanus yan laing mulai terlihat.


=====================================

>>> Propolis Melia Nature Untuk Mengobati Penyakit Tetanus dan Penyakit Lainnya, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyakit Tetanus and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>