Penyakit Tetanus dan Pengobatannya

Penyakit Tetanus dan Pengobatannya – Tetanus adalah penyakit berbahaya yang mempengaruhi sistem saraf pusat akibat infeksi bakteri spora yang maduk ke dalam tubuh melalui luka. Luka dalam yang terkontaminasi oleh tanah atau pupuk kotoran hewan adalah hal yang paling sering menyebabkan tetanus.

Penyakit Tetanus dan Pengobatannya

Penyakit Tetanus dan Pengobatannya

Penyakit Tetanus

Tetanus adalah penyakit yang mematikan yang menimbulkan kejang yang kuat dan menyakitkan di punggung, lengan, tungkai dan rahang sehingga juga disebut sebagai “terkuncinya rahang”. Penyakit ini biasanya mematikan. Untuk pencegahan, biasanya dilakukan imunisasi sejak dini. Di Amerika serikat, setiap tahun terjadi 100 kematian akibat tetanus, jauh dibawah angka rata-rata dunia.

Penyakit ini dapat dicegah dengan imnunisasi/vaksin anti tetanus. Gejala tetanus yang timbul pada penderita selama 21 hari setelah terinfeksi adalah sebagai berikut :

  • Tidak dapat membuka mulut
  • Sulit menelan makanan
  • Kontraksi pada otot wajah
  • Kejang otot di leher, perut belakang dan anggota tubuh lainnya.
  • Sakit kepala

Bakteri tetanus hidup di tanah, debu serta tinja manusia dan hewan. Biasanya mereka masuk ke tubuh manusia melalui benda runcing yang menembus kulit, tetapi juga bisa melalui luka terbuka pada kulit yang terkotori bahan yang mengandung bakteri.

Karena sifatnya yang dalam, luka tusuk sulit unutk dibersihkan sehingga merupakan luka yang paling mungkin terinfeksi bakteri tetanus. Selanjutnya, ketika luka menutup, bakteri tetanus terperangkap di dalam dan berkembang biak karena ia mudah tumbuh di lingkungan yang sedikit atau tidak mengandung oksigen.

Penyebab Tetanus

Dalam lingkungan ini bakteri tetanus yang menghasilkan suatu racun yang menyerang sistem saraf pusat dan otak. Penyakit Tetanus dan Pengobatannya bisa dicegah secara utuh melalui imunisasi. Penyakit Tetanus dan Pengobatannya dengan Imunisasi ini memampukan sistem imunitas anak untuk memproduksi sendiri anti racun melawan kontak tetanus di kemudian hari. Pada usia 6 tahun, anak-anak harus meneriam satu seri dari lima suntikan tetanus. Mereka juga harus menerima suntikan tambahan pada usia remaja awal, kemudian setiap 10 tahun sesudahnya. Imunisasi adalah pertahanan terbaik untuk melawan tetanus.

Penyakit Tetanus dan Pengobatannya

Penyakit tetanus dan pengobatannya untuk kasus penderita yang dirawat dirumah sakit, biasanya mereka akan diletakkan pada tempat yang tenang pada unit perawatan intensif dengan stimulasi atau rangsangan yang minimal yang bisa membantu mencegah terjadinya kekejangan. Selain itu, pemberian dari cairan dan juga pemberian dari elektrolit serta pada nutrisi yang memang juga harus diperhatikan. Pada penderita biasnay diletakkan dibawah penghangat dengan kadar suhunya adalah 36,2, 2-36,5 derajat celcius, infus cairan gula atau juga elektrolit. Pemberian dari makanan biasanya dibatasi supaya tidak merangsang dari terjadinya muntah atau mual. Pemberian dari oksigen yang diberikan lewat kateter hidung dan juga lewat isap lendir yang dimulai dari hidung dan juga pada mulut juga memang harus dikerjakan.

Penderita harus dirawat dirumah sakit, dan juga harus dilatakkan pada ruang yang tenang di dalam unit perawatan intensif dengan mendapatkan stimulasi yang minimal. Pemberian dari cairan dan juga elektrolit yang juga disertai dengan nutrisi yang memang harus diperhatikan. Pada kasus penyakit tetanus neinatrium, yang juga diletakkan pada penderita dibawah penghangat dengan suhu 36,2-36,5 derajat celcius. Selain itu juga harus diberikan infus glukosa sebesar 10% dan juga penggunaan elektrolit 100-125 ml/kg BB/hari. Pemberian dari makanan yang juga dibatasi sebanyak 50 ml/kgBB/hari dalam bentuk ASI atau juga 120 kal/kgBB/ hari dan akan dinaikkan secara bertahap. Aspirasi dari lambung juga harus dilakukan untuk membantu melihat dari adanya suatu tanda bahaya. Pemberian dari oksigen lewat kateter hidung dan juga lewat isap lendir diberikan lewat hidung atau juga mulut juga memang harus dikerjakan.

Pencegahan Penyakit Tetanus

Pencegahan dari penyakit tetanus neonatorum yang bisa dilakukan dengan cara menghilangkan faktor-faktor resiko yang bermunculan. Selain itu pendekatan pada pengendalian lingkungan juga harus dilakukan dalam membantu menjaga kebersihan lingkungan. Dan pemotongan serta perawatan dari tali pusat wajib digunakan dengan menggunakan alat yang steril. Pengendalian dari kebersihan di tempat pertolongan persalinan juga hahrus dilakukan dengan cara mengurangi terjadinya kontaminasi pada spora disaat proses persalinan sedang berlangsung, pemtongan tali pusat dan disaat perawatan pada tali pusat. Dan selain itu, proses persalinan yang bersih dan jga perawatan pada tali pusat yang harus dilakukan dengan tepat, pencegahan dari penyakit tetanus neonatorum yang dilakukan dengan cara pemberian obat tetanus imunisasi TT untuk ibu hamil. Selain itu, pemberian dari imunisasi TT dengan  minimal yang dilakukan 2 kali pada ibu hamil sangat bermanfaat dalam membantu mencegah terjadinya penyakti tetanus neonatorum.

Selain itu, hal yang harus dilakukan untuk pencegahan penyakit tetanus adalah :

  1. Melakukan vaksinasi yang merupakan salah satu cara yang paling baik dan paling efektif dalam membantu mencegah terjadinya penyait tetanus. Selain itu vaksin tetanus yang diberikan biasanya harus dilakukan setiap 10 tahun.
  2. Orang dewasa yang memang belum pernah mendapatkan vaksin tetanus yang baisanya akan diberikan dengan vaksinasi dosis yang paling utama selama 7-12 bulan.
  3. Sebaiknya berhati-hatilah dengan luka, jika menalami luka maka benda yang mengalami kontaminasi dengan tanah misalnya adalah paku yang sudah berkarat dan juga sudah tertanam di dalam tanah, maka penanganan pertama yang dilakukan adalah dengan membasuhnya menggunakan alkohol 70%.

Penyakit Tetanus dan Pengobatannya


=====================================

>>> Propolis Melia Nature Untuk Mengobati Penyakit Tetanus dan Penyakit Lainnya, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyakit Tetanus and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *