Penyakit Tetanus

Penyakit tetanus adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh toksin kuman kolstridium yang bermanifestasi dengan kejang otot secara paroksismal dan diikuti kekauan seluruh badan. Kekakuan tonus ini selalu tampak pada otot masester dan otot rangka. Tetanus atau lockjaw adalah penyakit yang disebabkan oleh tetanospasmin, yaitu sejenis neurotoksin atau racun yang diproduksi oleh Clostridium tetani yang menginfeksi sistem urat saraf dan otot sehingga saraf dan otot menjadi kaku. Kata tetanus sendiri diambil dari bahasa Yunani yaitu tetanos dari teinein yang berarti menegang. Tetanus memiliki angka kematiam sampai 50%.

Penyakit Tetanus

Penyakit Tetanus

Penyakit Tetanus

Klostridium tetani adalah kuman yang mengeluarkan toksin yang bersifat neurotoksik (tetanus spasmin), yang mula-mula akan menyebabkan kejang otot dan saraf perifer setempat. Tetani juga didukung oleh adanya luka yang dalam dengan perawatan yang salah. Selain di luar tubuh manusia, tersebarv luas di tanah. Juga terdapat di tempat yang kotor, besi berkarat sampai pada tusuk sate bekas. Jika kondisi basil baik ( di dalam tubuh manusia) akan mengeluarkan toksin. Toksin ini dapat menghancurkan sel darah merah, merusak leukosit dan merupakan tetanospasmin, yaitu toksin yang neurotropik yang dapat menyebabkan ketegangan dan spaste otot.

Penyakit tetanus ini disebabkan oleh mycobacterium tetani yang berbentuk spora masuk ke dalam luka terbuka, berkembang biak secara anaerobik, dan membentuk toksin. tetanus yang khas terjadi pada usia anak adalah tetanus neonatorium. Tetanus neonatorium dapat menimbulkan kematian karena terjadi kejang, sianosis, dan henti napas. Resevoarnya adalah kotorsn hewan atau tanah yang terkontaminasi kotoran hewan dan manusia. Gejala awal ditunjukan dengan mulut mencucu dan bayi tidak mau menyusu.

Tempat masuknya bakteri ini adalah adanya luka dalam yang berhubungan dengan kerusakan jaringan lokal, tertanamnya benda asing yang terkontaminasi tanah misalnya paku, lecet yang dangkal dan kecil atau luka geser, trauma pada jari tangan atau jari kaki yang berhubungan dengan patah tulang jari dan luka pada pembedahan.

Toksin tetanospasmin akan di produksi dan menyebar ke seluruh bagian tubuh melalui peredaran darah dan sistem limpa. Toksin tersebut akan beraktivitas pada tempat-tempat tertentu, seperti pusat sistem saraf termasuk otak sehingga menyebabkan kejang otot.

Pada bayi yang baru lahir, bakteri masuk melalui luka tali pusar yang tidak dipotong dengan pisau steril. Penyakit tetanus pada bayi yang baru lahir disebut tetanus neonatorum dan merupakan salah satu penyebab kematian terbanyak pada bayi.

Gejala Penyakit Tetanus

Gejala Tetanus

1. Sakit kepala
2. Demam
3. Otot perut mengeras
4. Kejang-kejang
5. Gelisah diikuti rasa kaku (trismus)
6. Nyeri pada otot rahang yang mengakibatkan sulitnya untuk membuka mulut
7. Sesak nafas atau sukar bernafas yang akan berakhir pada kematian

Kekebalan pada penyakit ini hanya diperoleh dengan imunisasi atau vaksinasi lengkap dengan riwayat penyakit tetanus tidak menyebabkan kekebalan pada anak. Imunisasi yang diberikan tidak hanya DPT pada anak, tetapi juga TT pada calon pengantin (TT caten), TT pada ibu hamil yang diberikan saat antenatal caren (ANC), dan DT pada anak sekolah dasar kelas I dan IV.

Cara Mencegah Tetanus

  1. Vaksinasi merupakan cara terbaik untuk mencegah penyakit tetanus, vaksin tetanus diberikan setiap 10 tahun
  2. Orang dewasa yang belum pernah mendapatkan vaksin tetanus biasanya akan diberikan vaksinasi dengan dosis utama dalam jangka waktu 7-12 bulan
  3. Hati-hati dengan luka, bila terluka dengan benda yang terkontaminasi tanah, misalnya paku yang sudah berkarat dan tertanam di tanah maka pertolongan pertama adalah basuh dengan alkohol 70%.

Cara Menangani Penyakit Tetanus

Untuk menangani penyakit tetanus maka penderita harus diberikan Anti Tetanus Serum (ATS), antibiotik diberikan untuk mencegah pembentukan racun lebih lanjut. Obat-obatan lainnya bisa diberikan oleh dokter untuk menenangkan penderita, mengendalikan kejang, dan mengendurkan otot-otot. Untuk kasus menengah sampai berat harus dilakukan perawatan dengan dipasang alat bantu pernapasan, makanan melalui infus.

Penyakit ini bila sembuh tidak akan menimbulkan cacat dan setelah sembuh harus diberikan vaksinasi lengkap karena infeksi tetanus tidak memberikan kekebalan terhadap infeksi berikutnya.

Penanganan yang dilakukan pada penyakit tetanus adalah dengan memberikan obat Anti tetanus Serum atau ATS, atau juga pemberian obat antibiotik yang juga diberikan dalam membantu mencegah terjadinya pembentukan dari racun dengan lebih lanjut. Selain iti, pemberian dari obat tetanus yang lain yang juga bisa diberikan oleh dokter dalam membantu membuat penderitanya tenang, mengendalikan kekejangan yang terjadi dan juga membantu mengendurkan otot-otot yang terjadi. Untuk kasus penyakit tetanus yang menengah hingga kasus yang berat maka harus dilakukan perawatan serta penanganan dengan cara dipasang menggunakan alat bantu pernapasan, makanan yang diberikan lewat infus. Penyakit tetanus ini jika sudah sembuh maka biasanya tidak akan menimbulkan suatu kecacatan dan jika sudah sembuh maka harus diberikan dengan vaksinasi lengkap akibat dari infeksi penyakit tetanus yang juga memberikan suatu kekebalan pada infeksi yang selanjutnya.

Sedangkan pencegahan yang dilakukan dengan cara pemberian imunisasi DTP, Difteri, tetanus, Pertusis diberikan pada usia 2, 4, 6, dan 18 bulan serta 5 yahun. Sedangkan disaat akan melangsungkan pernikahan maka harus diberikan vaksin TT atau Toxoid tetanus dalam membantu mencegah terjadinya penyakit tetanus neonatorum.

Penyakit Tetanus

Posted in Penyakit Tetanus | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Comments Off on Penyakit Tetanus

Pencegahan Penyakit Tetanus

Pencegahan Penyakit Tetanus – Infeksi yang terjadi pada tubuh tidak hanya menyebabkan penyakit yang ringan saja tetapi juga yang berbahaya sampai bisa menyebabkan kerusakan pada syaraf. Kondisi seperti itu bisa terjadi, dan nama penyakitnya dikenal dengan nama penyakit tetanus. Terjadinya penyakit tetanus ini bisa dialami oleh siapa pun, tetapi bayi dan juga anak anak paling rentan untuk mengalami penyakit tetanus khususnya juga yang belum mendapatkan vaksin tetanus. Terjadinya tetanus karena adanya luka terbuka pada permukaan kulit untuk menjadi jalan utama masuknya bakteri yang menyebabkan penyakit tetanus.

Penyakit tetanus bisa menyebabkan masalah di bagian syaraf yang mengatur otot pernapasan, jadi penyakit tetanus bisa mengancam nyawa juga yang membahayakan untuk kesehatan tubuh. oleh karena itu jika memiliki luka yang parah dan terbuka perlu di rawat dengan baik agar tidak ada bakteri yang menginfeksi dan menyebabkan penyakit tetanus. Penyakit tetanus juga bukan hal yang baru, sebab dari dulu sudah pernah terjadi penyakit tetanus.

Penyebab penyakit tetanus adalah bakteri, jenis bakteri yang dapat ditemukan di tempat tempat yang kotor seperti pada kotoran manusia atau pun kotoran hewan, di temukan di debu, dan juga bisa ditemukan di tanah. Untuk nama bakteri yang menyebabkan penyakit tetanus sendiri ialah Clostridium tetani, yang bisa memasuki tubuh melalui luka. Bayi yang usianya masih kurang dari satu bulan bisa menderita penyakit tetanus, dikarenakan oleh luka tali pusarnya. Luka tali pusar yang di gunting menggunakan alat alat yang tidak steril bisa menyebabkan tetanus, sebab bakteri bisa berada dibenda yang digunakan lalu berpindah ke luka tali pusar sehingga menyebabkan tetanus. Penyakit tetanus pada bayi disebut dengan tetanus neonatorum.

Selain terjadi pada bayi, pada anak anak dan orang dewasa juga bisa menyebabkan penyakit tetanus. Luka yang sangat rentan untuk memicu tetanus ialah luka yang terbuka yang bisa disebabkan oleh luka bakar atau pun juga bisa dari luka goresan yang parah. bakteri akan memasuki luka bagian dalam, sebab bagian dalam yang sedikit mendapatkan oksigen akan memudahkan bakteri berkembang biak dengan cepat. jika bakteri telah berkembang biak banyak maka akan mengeluarkan racun atau toksin etanospasmin. Toksin ini bisa mengganggu fungsi syaraf yang khususnya untuk mengontrol otot jadi ada masalah pada fungsi otot nantinya apabila menderita penyakit tetanus.

Pencegahan Penyakit Tetanus

Ada gejala tatanus yang bisa dirasakan ketika di racun telah menyerang bagian syaraf, gejalanya bisa berupa kaku di bagian otot rahang untuk pertama kali sebab gangguan fungsi syaraf menyebabkan otot tidak berfungsi dengan baik. selain itu penderitanya bisa mengeluarkan banyak keringat serta menyebabkan demam, akibat adanya infeksi. Kondisi penderita penyakit tetanus bisa semakin parah dengan munculnya kaku di bagian otot rahang sebab sulit menelan dan otot pernapasan pun bisa terganggu juga sehingga kondisi ini bisa mengancam nyawa penderitanya. sulit menelan atau pun bernapas bisa dialami ketika menderita penyakit tetanus, dan bisa meningkatkan tekanan darah juga.

Kondisi penderita penyakit tetanus bisa lebih parah ketika gejala tetanus yang dialami sudah menyebabkan kejang otot. Sebab bukan kejang biasa, tetapi kejang yang menyebabkan tubuh melengkung ke belakang, dan detak jantung menjadi tidak beraturan. Oleh karena itu pertolongan dengan mengunjungi rumah sakit atau pun klinik agar tidak mencelakai penderitanya. pengobatan yang dilakukan di klinik akan diberikan obat untuk membuat tenang otot dan juga bisa diberikan obat tetanus yang fungsi untuk menghentikan infeksi, yaitu obat antibiotik agar menghentikan tetanus. Jika sudah sembuh dari tetanus atau pun belum pernah mengalami tetanus ada baiknya jika melakukan pencegahan penyakit tetanus agar tidak sampai terulang atau terjadi. dibawah ini beberapa cara untuk pencegahan penyakit tetanus :

  • Vaksin tetanus, pencegahan penyakit tetanus bisa dilakukan dengan cara melakukan suntik vaksin. Anak anak lebih rentan untuk mengalami penyakit tetanus, maka dari itu suntik tetanus dilakukan ketika usia masih dibawah lima tahun, atau pun ketika bayi masih berusia 18 bulan. Suntik vaksin harus diulang selama 10 tahun sekali untuk agar menjaga vaksin agar tetap berfungsi dengan baik untuk melindungi tubuh.
  • Merawat luka dengan baik, pencegahan penyakit tetanus juga dengan cara merawat luka dengan baik. perawatan pada luka yang terbuka harus dilakukan secara teratur, agar tidak bisa bakteri memasukinya. Bersihkan luka dengan cairan alkohol agar selalu steril dan juga sering ganti perban luka agar tidak ada debu yang membawa bakteri dan menyebabkan penyakit tetanus.
  • Menjaga kebersihan, pencegahan penyakit tetanus bisa dilakukan juga dengan menjaga kebersihan lingkungan dan juga tubuh, sebab ada bakteri penyebab tetanus menyukai tempat tempat yang kotor jadi perlu sekali menjaga kebersihan lingkungan dan juga kulit dengan baik agar juga dari infeksi.
  • Memelihara daya tahan tubuh, untuk pencegahan penyakit tetanus juga bisa dengan memelihara daya tahan tubuh, sebab jika daya tahan tubuh kuat maka bisa terhindar dari infeksi yang akan menyebabkan penyakit tetanus atau pun penyakit lainnya. makan makanan yang sehat dan juga olahraga teratur. (By:RM)

Pencegahan Penyakit Tetanus

Posted in Penyakit Tetanus | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Ciri Ciri Penyakit Tetanus

Ciri Ciri Penyakit Tetanus – Penyakit yang di sebabkan oleh infeksi ada begitu banyak, baik yang ringan dan juga yang serius. Yang bisa menyebabkan infeksi antara virus dan juga bakteri, yang bisa masuk ke dalam tubuh atau pun menginfeksi. Ada infeksi yang serius, seperti hepatitis dan juga penyakit tetanus. Penyakit tetanus penyakit yang serius yang di sebabkan oleh adanya bakteri yang menginfeksi tubuh melalui luka. Penyakit tetanus tidak bisa di anggap sepele karena penyakit tetanus juga bisa mengancam nyawa. Jenis bakteri yang menginfeksi tubuh dan menyebabkan  penyakit tetanus yaitu bakteri Clostridium tetani. Bakteri tersebut bisa ditemukan dimana mana, seperti pada debu, tanah, dan benda benda yang di gunakan tanpa di sterilkan atau pun juga pada kotoran. Penyakit tetanus banyaknya dialami karena memiliki luka yang terbuka dan menginfeksi masuk ke dalam sehingga keadaan seperti itu akan menyebabkan bakteri masuk ke dalam tubuh melalui luka dan menyebabkan penyakit tetanus akan terjadi. infeksi bakteri tetanus akan mengganggu syaraf pada tubuh.

penyakit tetanus

penyakit tetanus

Gangguan kesehatan yang dialami akibat infeksi bakteri tetanus termasuk yang serius, karena bakteri tersebut apabila masuk ke dalam tubuh dan menginfeksi bisa mengganggu syaraf yang ada di dalam tubuh. faktor utama terjadinya penyakit tetanus memang dialami karena di sebabkan oleh bakteri, namun ada pemicu yang bisa membuat bakteri menginfeksi. Infeksi bakteri bisa dari luka yang ada pada tubuh, luka bakar atau pun luka terbuka yang besar apabila tidak diobati bisa menyebabkan penyakit tetanus. Bisa masuk melalui tubuh karena luka yang menjadi pintu masuk bagi bakteri ke dalam tubuh, di samping itu penyakit tetanus akan dialami juga apabila tidak melakukan suntik vaksin tetanus sehingga sangat rentan terkena penyakit tetanus terutama pada anak anak. Luka yang parah dan di biarkan terlalu lama hingga membengkak akan mengundang bakteri masuk. Atau luka yang tidak segera di bersihkan bisa menyebabkan penyakit tetanus karena bakteri bisa ditemukan pada debu.

Ciri Ciri Penyakit Tetanus

Penyakit tetanus apabila menginfeksi tubuh akan berbahaya karena bakteri yang akan menyerang bagian syaraf yang akan mengganggu kesehatan. Setelah infeksi akan ada ciri ciri penyakit tetanus yang akan dirasakan oleh penderitanya. Ciri ciri penyakit tetanus yang akan dialami bisa seperti di bawah ini :

  • Kejang, ciri ciri penyakit tetanus yang akan terjadi pertama yaitu akan merasakan kejang. Kejang yang di sebabkan oleh bakteri yang menyerang syaraf bisa menyebabkan penyakit tetanus akan dialami. kejang yang terjadi seperti penderita penyakit ayan karena syaraf yang di infeksi oleh bakteri yang akan menyebabkan hal seperti ini.
  • Otot kaku, ciri ciri penyakit tetanus tidak hanya akan menyebabkan kejang, namun juga akan menyebabkan otot menjadi kaku. Kakunya otot biasanya terjadi pada bagian perut sehingga efek dari kaku otot akan menyebabkan sulit untuk menggerakkan bagian otot yang kaku.
  • Demam, ciri ciri penyakit tetanus juga akan menyebabkan penderitanya akan mengalami demam yang cukup tinggi. dan di saat demam juga akan menyebabkan banyak keringat yang dikeluarkan oleh tubuh.
  • Detak jantung meningkat, dampak dari penyakit tetanus akan meningkatkan detak jantung, karena itu ciri ciri penyakit tetanus juga akan menyebabkan detak jantung akan meningkat lebih dari pada biasanya. Maka dari itu akan sangat terasa.
  • Tekanan darah naik, tidak hanya akan meningkat detak jantung saja tetapi ciri ciri penyakit tetanus juga akan menyebabkan tekanan darah tinggi. Oleh karena itu ketika mengukur tensi darah akan meningkat tinggi.

Apabila menderita penyakit tetanus maka sebaiknya segara melakukan pengobatan agar tidak terlambat, karena apabila pengobatan penyakit tetanus terlambat bisa menyebabkan penderita penyakit tetanus akan terancam nyawanya. Karena itu pengobatan penyakit tetanus sebaiknya segera diatasi agar tidak akan semakin membahayakan kesehatan tubuh. maka dari itu apabila sudah merasakan ciri ciri penyakit tetanus maka sebaiknya segara mengobatinya agar tidak akan semakin bertambah parah. pengobatan penyakit tetanus dilakukan agar bisa menghentikan infeksi sehingga tidak akan memberikan dampak buruk bagi kesehatan tubuh.

Pencegahan Penyakit Tetanus

Penyakit tetanus bukan hanya akan dialami sekali saja, tetapi bisa lebih dari sekali agar tidak akan menyebabkan gangguan kesehatan yang parah. oleh karena itu langka pencegahan penyakit tetanus bisa dilakukan agar tidak akan menyebabkan gangguan kesehatan yang semakin parah. pencegahan penyakit tetanus bisa dengan melakukan suntik vaksin tetanus. Suntik vaksin tetanus akan baik dilakukan agar tidak akan menyebabkan tetanus lagi nantinya. Suntik vaksin tetanus juga salah satu vaksin yang penting dilakukan, baik pada anak anak dan juga orang dewasa. Tetapi sejak dini melakukan suntik vaksin jauh lebih baik agar tidak akan menyebabkan gangguan kesehatan yang parah.

Selain dengan melakukan suntik vaksin, agar tidak menderita penyakit tetanus juga mengatasi luka dengan baik dan dengan cepat. ketika tubuh terluka baik ringan atau pun parah sebaiknya diobati dengan membersihkan luka terlebih dahulu dengan menggunakan alkohol agar mensterilkan luka dari debu dan juga kotoran lainnya. Sehingga jika luka bersih tidak akan ada bakteri yang menempel dan menyebabkan penyakit tetanus.

Ciri Ciri Penyakit Tetanus

Posted in Penyakit Tetanus | Tagged , , , , | Leave a comment

Cara Mencegah Penyakit Tetanus

Cara Mencegah Tetanus – Gangguan kesehatan yang di sebabkan oleh infeksi ada berbagai macam, yang paling parah gangguan kesehatan jika mengalami tetanus. Karena tetanus merupakan infeksi yang berbeda dari infeksi pada umum nya, tingkatan dari infeksi yang dialami oleh tetanus lebih parah di bandingkan infeksi lain nya. terjadi nya infeksi akan dialami karena di sebabkan oleh bakteri yang mengeluarkan racun di dalam tubuh dan berkembang biak di dalam tubuh. Terjadi nya infeksi bisa dialami karena hal itu di sebabkan oleh adanya celah untuk masuk nya bakteri ke dalam tubuh. Celah yang biasa nya tempat masuk nya tetanus bisa dialami karena di sebabkan oleh adanya luka di bagian tubuh. Luka yang terbuka yang akan menjadi tempat masuk nya bakteri menuju ke dalam tubuh. Bukan hanya dari kalangan usia dewasa saja yang bisa mengalami tetanus, tetapi anak anak juga bisa mengalami tetanus jika masuk nya bakteri di dalam tubuh. Maka dari itu hal itu tetanus merupakan gangguan kesehatan yang harus di waspadai.

penyakit tetanus

penyakit tetanus

Penyakit tetanus bukan nya penyakit yang ringan, karena nyawa yang akan menjadi taruhan nya jika penyakit tetanus tidak diatasi dengan baik. penyebab terjadi nya penyakit tetanus bisa dikarenakan oleh ada nya bakteri, tetapi masuk nya bakteri hanya bisa terjadi ketika ada pemicu nya. pemicu dari adanya bakteri di dalam tubuh bisa dialami oleh adanya jalan bagi bakteri masuk ke dalam tubuh seperti pada luka terbuka. Luka yang terbuka akan menyebabkan penyakit tetanus karena di sebabkan oleh ada nya jalan bagi bakteri untuk masuk ke dalam tubuh. Jenis luka yang akan menyebabkan penyakit tetanus bisa dari luka akibat jatuh, goresan, bahkan luka bakar yang akan menyebabkan penyakit tetanus. Bakteri juga bisa masuk ke dalam tubuh melalui benda, karena bakteri bisa menempel pada bagian benda maka dari itu jarum suntik yang ingin di masukan ke dalam tubuh jika tidak di bersihkan sebelum di gunakan bisa menyebabkan penyakit tetanus.

Cara Mencegah Penyakit Tetanus

Penyakit tetanus potensi nya lebih besar untuk dialami oleh orang yang sedang memiliki daya tahan tubuh dan memiliki luka. Seseorang yang menggunakan obat obatan terlarang dengan media jarum suntik atau pun orang yang membuat tato pun lebih besar untuk mengalami tetanus. Penyakit tetanus memiliki tanda tanda yang akan di tunjukkan oleh tubuh jika tubuh telah terinfeksi atau masuk nya bakteri telah meracuni tubuh. Tanda tanda penyakit tetanus yang akan dialami salah satu nya akan menyebabkan bagian tubuh kejang. Karena otot otot bisa kaku atau kejang pada saat mengalami gejala tetanus terjadi.

Tetanus akan menyebabkan keadaan tubuh akan mengalami kejang secara tiba tiba, kejang otot akan menyebabkan keadaan tubuh menjadi kaku dan sulit untuk di gunakan. Karena di sebabkan oleh ada nya masalah pada bagian tubuh yang akan menyebabkan organ di dalam tubuh juga akan terganggu fungsinya yang akan menyebabkan sesak nafas salah satu nya. karena tetanus yang akan menyebabkan masalah di saluran pernafasan. Mulut dan rahang yang kaku akibat kejang juga bisa terjadi pada saat mengalami tetanus, karena itu bisa menyulitkan untuk menelan. Detak jantung juga akan lebih cepat dan memiliki tekanan darah tinggi pada saat mengalami tetanus. Jika sudah seperti itu maka sebaik nya lakukan pengobatan dengan membawa ke rumah sakit atau pun menggunakan obat tetanus agar tidak semakin bahaya. Untuk orang yang masih sehat atau pun telah sembuh dari tetanus juga sebaik nya melakukan langkah pencegahan. Cara mencegah penyakit tetanus sangat di sarankan untuk di lakukan agar tidak akan terinfeksi. Berikut cara mencegah penyakit tetanus :

  • Vaksin

Langkah yang baik untuk melakukan cara mencegah penyakit tetanus yang harus di lakukan salah satu nya dengan melakukan vaksin. Vaksin bisa di lakukan untuk mencegah penyakit yang ada di dalam tubuh termasuk penyakit tetanus. Oleh karena itu cara mencegah penyakit tetanus yang baik yaitu dengan melakukan suntik vaksin. Suntik vaksin tetanus bisa di lakukan untuk anak anak atau pun orang dewasa, karena semua orang sebaik nya mencegah tetanus.

  • Meningkatkan daya tahan tubuh

Daya tahan tubuh yang lemah akan menyebabkan infeksi akan mudah dialami karena tidak ada perlindungan untuk tubuh yang kuat. Maka dari itu cara mencegah penyakit tetanus bisa di lakukan dengan meningkatkan imun. Jika ingin meningkatkan imun tubuh sebagai cara mencegah penyakit tetanus yaitu dengan makan makanan yang sehat, tidak stress, dan melakukan olahraga secara teratur agar kondisi kesehatan fisik dan mental akan selalu terjaga dengan baik.

  • Membersihkan luka

Cara mencegah penyakit tetanus dengan tidak memberikan jalan masuk nya bakteri di dalam tubuh, karena dengan ada nya luka terbuka yang tidak diobati dan tidak di jaga kebersihan nya dengan baik akan memicu masuk nya bakteri ke dalam tubuh. Maka dari itu hal itu cara mencegah penyakit tetanus bisa dengan membersihkan luka yang ada di dalam tubuh agar bisa cepat sembuh juga.

Cara Mencegah Penyakit Tetanus

Posted in Penyakit Tetanus | Leave a comment

Obat Tradisional Penyakit Tetanus

Obat tradisional penyakit tetanus – obat tradisional penyakit tetanus adalah jenis obat tradisonal yang digunakan untuk pengobatan tetanus. Tetanus adalah jenis penyakit yang merusak bagian sistem saraf tubuh. Gejala tetanus adalah mengalami sesak nafas dan akan mengalami kekejangan pada bagian tubuh.

Obat-Tetanus-Herbal

Penyebab tetanus adalah karena adanya bakteri atau kuman yang menyerang tubuh. Cara mencegah tetanus ini, bisa dengan cara menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh serta lingkungan dengan baik dan benar, agar tidak mudah terjadi pada diri Anda. Lalu ada obat tradisional penyakit tetanus ini, tanpa efek samping.

Obat tradisional penyakit tetanus 

Selain dengan pernyataan yang tertera diatas, ada beberapa macam obat tradisional penyakit tetanus ini. Dan berikut obat tradisionalnya adalah :

  • Dengan memakai daun sirsak

Obat tradisional penyakit tetanus adalah dengan menggunakan daun sirsak. Cara menggunakan daun sirsak ini, untuk mengobati tetanus adalah dengan cara direbus, yang sudah dibersihkan. Kemudian, saring dan minum air ramuan daun sirsak ini dengan rutin dan teratur, yang sudah diberi madu asli secukupnya. Tips ini, paling ampuh dan cepat, untuk mengobati tetanus, tanpa efek samping. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan tubuh atau badan dengan baik dan benar, agar tidak mudah mengalami penyakit ini. Yang intinya, tetanus ini, bisa membahayakan, apabila tidak diatasi atau ditangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

  • Dengan memakai daun cekur

Obat tradisional penyakit tetanus adalah dengan menggunakan daun cekur. Cara menggunakan daun cekur ini, untuk mengobati tetanus adalah dengan cara dicampurkan dengan daun ngokilo, gula enau, dan daun jinten, yang bahan bahan tersebut sudah dibersihkan, sebelum digunakan. Kemudian, saring dan minum air ramuan daun cekur ini, dengan rutin dan tetatur, agar penyait ini dapat segera sembuh dengan cepat. Tips ini, paling ampuh dan cepat, untuk mengobati tetanus, tanpa efek samping. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan tubuh atau badan dengan baik dan benar, agar tidak mudah mengalami penyakit ini. Yang intinya, tetanus ini, bisa membahayakan, apabila tidak diatasi atau ditangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

  • Dengan memakai asam trengguli

Obat tradisional penyakit tetanus adalah dengan menggunakan asam trengguli. Cara menggunakan asam trengguli ini, untuk mengobati tetanus adalah dengan cara direbus, yang dicampurkan dengan daun ngokilo, bangle, daun sembung, gula enau, dan daun cekur. Kemudian, saring dan minum air ramuan asam trengguli ini, dengan rutin dan teratur, agar penyakit ini, dapat segera sembuh dengan cepat. Tips ini, paling ampuh dan cepat, untuk mengobati tetanus, tanpa efek samping. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan tubuh atau badan dengan baik dan benar, agar tidak mudah mengalami penyakit ini. Yang intinya, tetanus ini, bisa membahayakan, apabila tidak diatasi atau ditangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

  • Dengan memakai gula enau

Obat tradisional penyakit tetanus adalah dengan memakai gula enau. Cara menggunakan gula enau ini, untuk mengobati tetanus adalah dengan cara dicampurkan dengan asam trengguli, bangle, daun sembung, daun cekur, dan daun ngokilo, yang setelah itu, sudah dibersihkan dan sudah direbus. Kemudian, saring dan minum air ramuan gula enau ini, dengan rutin dan teratur, agar tetanus ini, dapat segera sembuh dengan cepat. Tips ini, paling ampuh dan cepat, untuk mengobati tetanus, tanpa efek samping. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan tubuh atau badan dengan baik dan benar, agar tidak mudah mengalami penyakit ini. Yang intinya, tetanus ini, bisa membahayakan, apabila tidak diatasi atau ditangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

  • Dengan memakai akar mengkudu

Obat tradisional penyakit tetanus adalah dengan menggunakan akar mengkudu. Cara menggunakan akar mengkudu ini, untuk mengobati tetanus adalah dengan cara direbus, yang sudah dibersihkan dan sudah ditumbuk. Kemudian, saring dan minum air ramuan akar mengkudu ini, dengan rutin dan teratur, agar penyakit ini, dapat segera sembuh dengan cepat. Tips ini, paling ampuh dan cepat, untuk mengobati tetanus, tanpa efek samping. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan tubuh atau badan dengan baik dan benar, agar tidak mudah mengalami penyakit ini. Yang intinya, tetanus ini, bisa membahayakan, apabila tidak diatasi atau ditangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

  • Dengan memakai akar jarak

Obat tradisional penyakit tetanus adalah dengan menggunakan akar jarak. Cara menggunakan akar jarak ini, untuk mengobati tetanus, adalah dengan cara direbus, yang sudah dibersihkan dan sudah ditumbuk kasar. Kemudian, saring dan minum air ramuan akar jarak ini, dengan rutin dan teratur, agar penyakit ini, dapat segera sembuh dengan cepat. Tips ini, paling ampuh dan cepat, untuk mengobati tetanus, tanpa efek samping. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan tubuh atau badan dengan baik dan benar, agar tidak mudah mengalami penyakit ini. Yang intinya, tetanus ini, bisa membahayakan, apabila tidak diatasi atau ditangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

Obat Tradisional Penyakit Tetanus 

Posted in Penyakit Tetanus | Tagged , , , , | Leave a comment

Gejala Penyakit Tetanus

Gejala penyakit tetanus – gejala penyakit tetanus adalah beberapa tanda tanda atau ciri ciri yang menyebabkan tetanus ini terjadi. Tetanus adalah penyakit yang terjadi pada bagian saraf, dan infeksi bakteri adalah salah satu penyebabnya. Ada juga penyebab tetanus ini, yaitu bisa disebabkan oleh debu, kotoran, dan kuman yang bersifat kotor.

KTE Pengobatan Tetanus Tradisional

Selain gejala penyakit tetanus ini, ada juga cara mencegah penyakit ini adalah dengan cara selalu menjaga kebersihan dengan baik dan benar. Obat tetanus yang terbuat dari bahan alami adalah bisa dengan menggunakan akar jarak. Penyakit ini bisa terjadi pada siapa saja tanpa ada batasan usia atau umur sekalipun.

Gejala penyakit tetanus 

Selain dengan pernyataan yang tertera diatas, ada beberapa gejala penyakit tetanus ini. Dan berikut gejalanya adalah :

  • Akan mengalami pergerakkan cepat pada denyut nadi

Gejala penyakit tetanus adalah akan mengalami pergerakkan cepat pada denyut nadi. Jenis penyebab inilah yang bisa memicu terjadinya penyakit ini datang dan muncul. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dan kebersihan tubuh dengan baik dan benar, agar tidak mudah mengalami tetanus ini. Yang dasarnya tetanus ini, bisa berbahaya, jika tidak segera diatasi atau ditangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

  • Akan mengalami pergerakkan cepat pada jantung

Gejala penyakit tetanus adalah akan mengalami pergerakkan cepat pada jantung. Jenis gejala inilah yang bisa memicu terjadinya penyakit ini datang dan muncul. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dan kebersihan tubuh dengan baik dan benar, agar tidak mudah mengalami penyakit ini. Yang dasarnya, tetanus ini, bisa berbahaya, jika tidak segera diatasi atau ditangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

  • Akan mengalami tekanan darah tinggi

Gejala penyakit tetanus adalah akan mengalami tekanan darah tinggi. Tekanan darah tinggi ini bisa disebut dengan penyakit hipertensi yang bisa disebabkan oleh faktor makanan yang memiliki kandungan lemak yang tinggi didalamnya. Jenis gejala inilah yang bisa memicu terjadinya penyakit ini datang dan muncul. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dan kebersihan tubuh atau badan dengan baik dan benar, agar tidak mudah mengalami penyakit ini. Yang dasarnya, tetanus ini bisa berbahaya, jika tidak segera diatasi atau ditangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

  • Akan mengeluarkan keringat yang banyak

Gejala penyakit tetanus adalah akan mengeluarkan keringat yang banyak. Jenis gejala inilah yang bisa memicu terjadinya penyakit ini datang dan muncul. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dan kebersihan tubuh atau badan dengan baik dan benar, agar tidak mudah mengalami penyakit ini. Yang dasarnya tetanus ini, bisa berbahaya, jika tidak segera diatasi atau ditangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

  • Akan mengalami demam

Gejala penyakit tetanus adalah akan mengalami demam. Demam ini bisa dialami oleh siapa saja, bagi penderita tetanus. Jenis gejala inilah yang bisa memicu terjadinya penyakit ini datang dan muncul. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dan kebersihan tubuh atau badan dengan baik dan benar, agar tidak mudah mengalami penyakit ini. Yang dasarnya, tetanus ini bisa berbahaya, jika tidak segera diatasi atau ditangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

  • Saat buang air besar akan mengalami gangguan

Gejala penyakit tetanus adalah saat membuang air besar akan mengalami gangguan. Jenis gejala inilah yang bisa memicu terjadinya penyakit ini datang dan muncul. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dan kebersihan tubuh atau badan dengan baik dan benar, agar tidak mudah mengalami penyakit ini. Yang dasarnya, tetanus ini bisa berbahaya, jika tidak segera diatasi atau ditangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

  • Saat buang air kecil akan mengalami gangguan

Gejala penyakit tetanus adalah saat buang air kecil akan mengalami gangguan. Jenis gejala inilah yang bisa memicu terjadinya penyakit ini datang dan muncul. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dan kebersihan tubuh dengan baik dan benar, agar tidak mudah mengalami penyakit ini. Yang dasarnya tetanus ini, bisa berbahaya, jika tidak segera diatasi atau ditangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

  • Pada bagian punggung akan mengalami rasa kaku

Gejala penyakit tetanus adalah pada bagian punggung akan mengalami rasa kaku. Jenis gejala inilah yang bisa memicu terjadinya penyakit ini datang dan muncul. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dan kebersihan tubuh atau badan dengan baik dan benar, agar penyakit ini tidak mudah terjadi pada diri Anda. Yang dasarnya tetanus ini, bisa berbahaya jika tidak segera diatasi atau ditangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

  • Pada bagian tangan akan mengalami rasa kaku

Gejala penyakit tetanus adalah pada bagian tangan akan mengalami rasa kaku. Jenis gejala inilah yang bisa memicu terjadinya penyaki ini datang dan muncul. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dan kebersihan tubuh dengan baik, agar tidak mudah mengalami penyakit ini. Yang dasarnya, tetanus ini, bisa berbahaya jika tidak segera diatasi atau ditangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

Gejala Penyakit Tetanus

Posted in Penyakit Tetanus | Tagged , , , , | Leave a comment

Penyebab Tetanus

Penyebab Tetanus – Tetanus merupakan hal yang serius yang tidak boleh di abaikan. Karena tetanus dapat mempengaruhi sisitem saraf. Tetanus juga dapat membuat otot akan merasaka nyeri, terlebih pada bagian otot leher dan rahang. Tetanus juga dapat mengakibatkan gangguan pernafasan seseorang hingga mengalmi kesulitan ketika ingin bernafas, tetanus juga biasa di kenal dengan kejang mulut. Tetanus merupakan akibat dari luka terbuka yang tidak segera diobati. Sehingga bakteri dapat memasuki tubuh seperti hal nya penyakit tifus. Bakteri yang dapat menyebabkan tetanus di kenal dengan Clostridium tetani. Bakteri ini dapat dengan mudah di temui pada kotoran hewan, tanah, dan juga debu

Luka yang terbuka lalu di masuki oleh bakteri akan berkembang biak di dalam tubuh, sehingga menginfeksi tubuh. luka yang sering menyebabkan tetanus biasa nya luka akibat tususkan paku, serangan serangga, atau tertusuk pecahan benda tajam. Selain itu tetanus juga bisa di sebabkan karena luka bakar atau bekas tusukan suntikan.

tetanus

Gejala tetanus

  • Kejang pada otot rahang atau leher
  • Kekakuan pada otot leher
  • Sulit untuk menelan
  • Otot perut akan mengalami kaku
  • Kejang pada tubuh, yang menimbulkan rasa sakit
  • Demam
  • Denyut jantung lebih kencang
  • Tekanan darah akan naik
  • Susah buang air besar

Untuk mengetahui tubuh terdapat bakteri yang menyebabkan tetanus maka hars di lakuakn pengecekan di dalam laboratorium. Sehingga baketri yang ada di dalam nya dapat di lihat dengan mudah. selain melakukan tes laboratorium bisa juga dengan pengecekan spatula atau dengan cara menyentuh dinding tenggorokan. Jika orang normal, maka reaksi tubuh nya akan terasa mual, namun jika orang yang mengalami tetanus akan merespon dengan mulut tertutup.

Pengobatan tetanus

  • Kulit manggis

Kulit manggis banyak mengandung manfaat yang mudah di serap tubuh dengan mudah. Sehingga kulit manggis dapat di jadikan berbagai obat yang sangat berguna. Kulit manggis bisa di jadikan obat penyebab tetanus dengan membuat nya sendiri dirumah dengan cara, memisahkan kulit manggis dari isi nya, atau bisa mengumpulkan bekas kulit manggis yang tidak di pakai. Setelah kulit manggis terkumpul maka anda bisa mencuci nya hingga bersih, sehingga getah manggis tidak lagi tertempel, karena getah dari kulit manggis selain pahit juga dapat menyebabkan gatal gatal.

Setelah di cuci bersih kulit manggis dapat di jemur hingga kering, akan lebih baik jika di keringkan di bawah sinar matahari langsung, atau ketika cauaca atau tempat menjemur tidak mendukung anda bisa mengeringkan kulit manggis di dalam oven. Jika mengeringkan di bawa sinar matahari langsung, memang membutuhkan banyak waktu,bahkan bisa menghabiskan waktu berhari hari namun kering yang di hasilkan akan alami. Dan jika di keringkan dengan oven cukup dengan beberapa jam saja. jika sudah kering, maka kulit manggis dapat di rebus dengan tambahan air secukup nya, lalu tunggu air rebusan hingga mendidih dan saring air rebusan kulit manggis.

Atau bisa juga selain di rebus, kulit manggis di haluskan dengan cara di blender hingga menjadikan nya serbuk. Setelah menjadi serbuk kulit manggis bisa di masukan pada ager kapsul. Untuk mendapatkan ager kapsul yang bagus bisa di beli di apotek. Sehingga jika sudah menjadi kapsul anda bisa mengkonsumsi nya lebih mudah. Untuk menyembuhkan penyebab tetanus anda bisa mengkonsumsi air rebusan kulit manggis atau kapsul kulit manggis. Agar proses penyembuhan penyebab tentanus akan berjalan cepat.

  • Daun sirsak

Sama hal nya kulit manggis. Daun sirsak juga dapat di jadikan obat untuk penyebab tetanus. Cukup dengan menyiapkan beberapa lembar daun sirsak, yang terlebih dahulu di cuci bersih hingga getah nya hilang. lalu setelah bersih anda bisa merebus daun sirsak dengan tambahn air. Setelah mendidih anda bisa minum air rebusan nya yang terlebih dahulu di saring. Jika penyebab tetanus cepat sembuh sebaiknya minum air rebusan daun sirsak setipa hari

  • Kunyit

Kunyit merupakan tumbuhan yang mudah di temui. selain itu juga kunyit memiliki kandungan anti inflamsi yang dapat menyembuhkan luka pada tubuh. jika terdapat luka pada tubuh anda bisa menggunakan kunyit untuk penyembuhan nya. terlebih pada luka penyebab tetanus.

Mencegah tetanus

Sama hal nya dengan berbagai penyakit yang lain, tetanus juga dapat di cegah agar baketri tidak dapat memasuki tubuh dan menginfeksi jaringan tubuh yang menyebabkan tetanus. Untuk mencegah penyebab tetanus maka ketika terdapat luka seperti tertusuk paku yang menyebabkan kulit berlubang dan memberikan kesempatan untuk kuman memasuki tubuh, maka anda harus segara membawa nya ke rumah sakit, agar di beri pertolongan dengan cepat. Atau untuk menyembuhkan luka nya pun  anda bisa juga menyiapkan cairan alkhohol atau antibiotik agar ketika terdapat luka, dan luka di tuangkan cairan alkohol maka akan membuat bakteri mati dan tidak dapat masuk ke tubuh.

Selain dengan membersihkan luka dengan benar, anda bisa melakukan suntik vaksin. Vaksin yang dinamakan tetanus toksoid, atau vaksin anti tetanus. Biasa nya yang di berikan vaksin seperti ini adalah bayi yang baru hidup beberapa bulan, atau seorang anak yang masih kecil. Vaksin bisa di lakuakn setiap 10 tahun sekali dan juga ketika sedang memiliki luka yang serius.

Posted in Penyakit Tetanus | Tagged , , , , | Leave a comment

Penyakit Tetanus Pada Balita

Penyakit Tetanus Pada Balita – Penyakit tetanus adalah penyakit yang disebabkan oleh virus Clostridium tetani. Penyakit tetanus ditandai dengan spasme yang terjadi pada otot yang tidak terkontrol dan biasanya terjadi akibat dari kerja neurotoksin yang kuat. Neurotoksin ini adalah tetanospasmin yang dihasilkan oleh bakteri tersebut. Penyakit tetanus ini bisa menyebabkan kejadian yang fatal. Penyakit tetanus ini banyak dialami oleh mereka yang masih kecil. Namun pencegahan penyakit tetanus bisa dilakukan dengan pemberian imunisasi atau vaksinasi. Rata-rata anak yang menderita penyakit tetanus ini biasanya mereka belum pernah mendapatkan imunisasi tetanus. Maka hal yang perlu diingat adalah pentingnya untuk memberikan imunisasi dan juga untuk memelihara kesehatan lingkungan dan individu.

Penyakit Tetanus Pada Balita

Penyakit Tetanus Pada Balita

 Penyakit Tetanus

Penyakit tetanus pada balita bisa menyebabkan sistem saraf pusat mengalami ganguan karena akibat dari infeksi bakteri yang yerjadi yang masuk ke dalam tubuh melalui luka yang terbuka. Luka yang terbuka dan dalam ini bisa terkontaminasi dengan kotoran dan hal lain yang bisa menyebabkan penyakit ini berkembang.

Gejala penyakit tetanus pada balita biasanya ditandai dengan anak tidak biska membuka mulutnya, susah untuk menelan sesuatu, kontraksi yang terjadi dibagian wajah, kejang otot yang terjadi pada perut belakang, leher, dan anggota badan lainnya. Biasanya gejala tetanus ini akan muncul sekitar 21 hari setelah terinfeksi.

Pemeriksaan Tetanus

Pemeriksaan diagnostic yang dilakukan pada penyakit tetanus pada balita adalah mengamati lokasi lukanya. Penyebab dari luka misalnya terkena benda yang sudah karat, karena jatuh, kecelakaan, dan jatuh didekat kotoran hewan. Atau mengamati luka yang pernah terjadi misalnya ada otitis media, karies gigi, dan juga pernah diberi ATS atau Toxoid atau yang lainnya.

Pemeriksaan selanjutnya dilakukan dengan mengamati gejala yang terlihat misalnya sakt saat menelan, susah napas, tidak bisa buang air kecil. Kemudian setelah itu dilakukan pemeriksaan laboratorium yang menunjukkan terdapatnya lekositoris ringan. Kadang juga peningkatan pada TIK, dan pada pemeriksaan bakteriologis pada daerah luka yang sudah ditemukan.

Penyakit tetanus pada bayi yang terjadi di awali dengan kuman yang masuk ke dalam tubuh bayi lewat tali pusat yang dipotong dengan menggunakan alat yang tidak steril dan juga pada tali pusat yang tidak terawat dengan steril. Awalny kuman ini masuk ke dalam spira. Dan kemudian jika didaerah potongan dari tali pusat tidak mengandung oksigen dengan jumlah yang cukup, maka spora biasanya akan berkembang menjadi suatu bentuk vegetatif yang bisa menghasilkan suatu racun atau juga toksin. Kemudian toksin atau racun tadi bsia menyerang pada sistem saraf sehingga pada akhirnya akan menyebabkan terjadinya kekakuan pada otot tubuh. Kekakuan yang terjadi biasanya pada bagian tempat masuknya kuman atau juga pada otot yang kecil misalnya adalah seperti otot pipi atau masseter yang disebut dengan trismus.

Kemudian jika toksin atau racun ini masuk ke dalam sum-sum tulang belakang, maka lama kelamaan akan terjadi suatu kekakuan yang menjadi semakin berat dibagian anggota geraknya. Otot-otot yang juga begaris pada dada, dan perut akan menimbulkan suatun kekejangan pada seluruh tubuh. Jika toksin atau racun mencapai ke dalam saraf pusat. Toksin yang terjadi pada sistem saraf pusat otonom juga bisa berpengaruh sehingga akan menyebabkan suatu gangguan dibagian saluran pernapasan, sistem metabolisme, hemodonamika, hormonal, dan juga pada bagian saluran pencernaan, saluran kemih serta bagian neuromuskular, terjadinya penyempitan pada jalan nafas, penyakit Hipertensi, gangguan yang terjadinya pada irama penyakit jantung, mengalami demam tinggi adalah salah satu bentuk penyulit yang terjadi sebagai suatu akibat dari ganguan saraf otonom yang dulu juga jarang dilaporkan akibat dari penderita sudah meninggal sebelum gejalanya muncul.

Pada kasus neonatus yang mengalami infeksi Clostridium tetani, dan biasanya baru akan menunjukkan beberapa gejala tetanus di hari ketiga setelah proses melahirkan. Hal ini biasanya diakibatkan karena adanya suatu masa inkubasi tetanus yang biasnaya terjadi antara 3-12 hari. Maka hal ini lama kelamaan akan menjadi semakin memendek menjadi sekitar 1-2 hari dan bisa juga menjadi semakin memanjang lebih dari satu bulan, maka semakin pendek masa inkubasi akan semakin buruk juga prognosisnya. Ada suatu hubungan yang terjadi antara jarak tempat dimana kuman masuk dengan susunan dari saraf pusat serta juga interval antara dari terjdinya luka yang diawali dengan penyakit, dan semakin jauh dari tempat invasi, maka akan semakin panjang juga masa inkubasinya.

Penanganan Penyakit Tetanus

Prinsip dari penanganan penyakit tetanus yang dilakukan adalah mencegah dari terjadinya kekejangan pada kekakunan otot, menetralisasi racun atau toksin dan juga membunuh kuman penyakit tetanus yang ada di dalam tubuh penderita. Untuk membantu mencegah terjadinya kekejangan atau juga kekakuan pada otot, maka biasanya akan diberikan obat tetanus jenis benzodiazepin. Obat ini biasanya mempunyai suatu aktivitas untuk menenangkan, sebagai obat anti kejang dan juga untuk melemaskan otot yang sangat kuat. Namun efek samping yang ditimbulkan bisa berupa depresi pada pernapasan, dan terutama terjadi jika diberikan dengan dosis yang tinggi. Untuk membantu menetralisasi racun atau toksin yang ada di dalam tubuh, maka biasanya akan diberikan obat anti tetanus serum. Selain itu, terapi pemberian obat antibiotik biasanya bertujuan dalam membantu memberantas kuman tetanus.

Penyakit Tetanus Pada Balita

Posted in Penyakit Tetanus | Tagged , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Tetanus dan Pengobatannya

Penyakit Tetanus dan Pengobatannya – Tetanus adalah penyakit berbahaya yang mempengaruhi sistem saraf pusat akibat infeksi bakteri spora yang maduk ke dalam tubuh melalui luka. Luka dalam yang terkontaminasi oleh tanah atau pupuk kotoran hewan adalah hal yang paling sering menyebabkan tetanus.

Penyakit Tetanus dan Pengobatannya

Penyakit Tetanus dan Pengobatannya

Penyakit Tetanus

Tetanus adalah penyakit yang mematikan yang menimbulkan kejang yang kuat dan menyakitkan di punggung, lengan, tungkai dan rahang sehingga juga disebut sebagai “terkuncinya rahang”. Penyakit ini biasanya mematikan. Untuk pencegahan, biasanya dilakukan imunisasi sejak dini. Di Amerika serikat, setiap tahun terjadi 100 kematian akibat tetanus, jauh dibawah angka rata-rata dunia.

Penyakit ini dapat dicegah dengan imnunisasi/vaksin anti tetanus. Gejala tetanus yang timbul pada penderita selama 21 hari setelah terinfeksi adalah sebagai berikut :

  • Tidak dapat membuka mulut
  • Sulit menelan makanan
  • Kontraksi pada otot wajah
  • Kejang otot di leher, perut belakang dan anggota tubuh lainnya.
  • Sakit kepala

Bakteri tetanus hidup di tanah, debu serta tinja manusia dan hewan. Biasanya mereka masuk ke tubuh manusia melalui benda runcing yang menembus kulit, tetapi juga bisa melalui luka terbuka pada kulit yang terkotori bahan yang mengandung bakteri.

Karena sifatnya yang dalam, luka tusuk sulit unutk dibersihkan sehingga merupakan luka yang paling mungkin terinfeksi bakteri tetanus. Selanjutnya, ketika luka menutup, bakteri tetanus terperangkap di dalam dan berkembang biak karena ia mudah tumbuh di lingkungan yang sedikit atau tidak mengandung oksigen.

Penyebab Tetanus

Dalam lingkungan ini bakteri tetanus yang menghasilkan suatu racun yang menyerang sistem saraf pusat dan otak. Penyakit Tetanus dan Pengobatannya bisa dicegah secara utuh melalui imunisasi. Penyakit Tetanus dan Pengobatannya dengan Imunisasi ini memampukan sistem imunitas anak untuk memproduksi sendiri anti racun melawan kontak tetanus di kemudian hari. Pada usia 6 tahun, anak-anak harus meneriam satu seri dari lima suntikan tetanus. Mereka juga harus menerima suntikan tambahan pada usia remaja awal, kemudian setiap 10 tahun sesudahnya. Imunisasi adalah pertahanan terbaik untuk melawan tetanus.

Penyakit Tetanus dan Pengobatannya

Penyakit tetanus dan pengobatannya untuk kasus penderita yang dirawat dirumah sakit, biasanya mereka akan diletakkan pada tempat yang tenang pada unit perawatan intensif dengan stimulasi atau rangsangan yang minimal yang bisa membantu mencegah terjadinya kekejangan. Selain itu, pemberian dari cairan dan juga pemberian dari elektrolit serta pada nutrisi yang memang juga harus diperhatikan. Pada penderita biasnay diletakkan dibawah penghangat dengan kadar suhunya adalah 36,2, 2-36,5 derajat celcius, infus cairan gula atau juga elektrolit. Pemberian dari makanan biasanya dibatasi supaya tidak merangsang dari terjadinya muntah atau mual. Pemberian dari oksigen yang diberikan lewat kateter hidung dan juga lewat isap lendir yang dimulai dari hidung dan juga pada mulut juga memang harus dikerjakan.

Penderita harus dirawat dirumah sakit, dan juga harus dilatakkan pada ruang yang tenang di dalam unit perawatan intensif dengan mendapatkan stimulasi yang minimal. Pemberian dari cairan dan juga elektrolit yang juga disertai dengan nutrisi yang memang harus diperhatikan. Pada kasus penyakit tetanus neinatrium, yang juga diletakkan pada penderita dibawah penghangat dengan suhu 36,2-36,5 derajat celcius. Selain itu juga harus diberikan infus glukosa sebesar 10% dan juga penggunaan elektrolit 100-125 ml/kg BB/hari. Pemberian dari makanan yang juga dibatasi sebanyak 50 ml/kgBB/hari dalam bentuk ASI atau juga 120 kal/kgBB/ hari dan akan dinaikkan secara bertahap. Aspirasi dari lambung juga harus dilakukan untuk membantu melihat dari adanya suatu tanda bahaya. Pemberian dari oksigen lewat kateter hidung dan juga lewat isap lendir diberikan lewat hidung atau juga mulut juga memang harus dikerjakan.

Pencegahan Penyakit Tetanus

Pencegahan dari penyakit tetanus neonatorum yang bisa dilakukan dengan cara menghilangkan faktor-faktor resiko yang bermunculan. Selain itu pendekatan pada pengendalian lingkungan juga harus dilakukan dalam membantu menjaga kebersihan lingkungan. Dan pemotongan serta perawatan dari tali pusat wajib digunakan dengan menggunakan alat yang steril. Pengendalian dari kebersihan di tempat pertolongan persalinan juga hahrus dilakukan dengan cara mengurangi terjadinya kontaminasi pada spora disaat proses persalinan sedang berlangsung, pemtongan tali pusat dan disaat perawatan pada tali pusat. Dan selain itu, proses persalinan yang bersih dan jga perawatan pada tali pusat yang harus dilakukan dengan tepat, pencegahan dari penyakit tetanus neonatorum yang dilakukan dengan cara pemberian obat tetanus imunisasi TT untuk ibu hamil. Selain itu, pemberian dari imunisasi TT dengan  minimal yang dilakukan 2 kali pada ibu hamil sangat bermanfaat dalam membantu mencegah terjadinya penyakti tetanus neonatorum.

Selain itu, hal yang harus dilakukan untuk pencegahan penyakit tetanus adalah :

  1. Melakukan vaksinasi yang merupakan salah satu cara yang paling baik dan paling efektif dalam membantu mencegah terjadinya penyait tetanus. Selain itu vaksin tetanus yang diberikan biasanya harus dilakukan setiap 10 tahun.
  2. Orang dewasa yang memang belum pernah mendapatkan vaksin tetanus yang baisanya akan diberikan dengan vaksinasi dosis yang paling utama selama 7-12 bulan.
  3. Sebaiknya berhati-hatilah dengan luka, jika menalami luka maka benda yang mengalami kontaminasi dengan tanah misalnya adalah paku yang sudah berkarat dan juga sudah tertanam di dalam tanah, maka penanganan pertama yang dilakukan adalah dengan membasuhnya menggunakan alkohol 70%.

Penyakit Tetanus dan Pengobatannya

Posted in Penyakit Tetanus | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Tetanus

Tetanus merupakan penyakit yang menyebabkan otot menjadi kejang karena serangan bakteri Clostridium tetani yang masuk ke dalam luka sekecil apapun pada tubuh.Clostridium tetani memproduksi toksin tetanospasmin yang menempel pada saraf di dekat luka kemudian membawanya ke otak dan sumsum tulang belakang sehingga terjadi gangguan pada aktivitas normal saraf. Tetanus merupakan salah satu infeksi yang berbahaya karena dapat mempengaruhi sistem saraf.

Tetanus

Tetanus

Penyakit Tetanus

Gejala tetanus umumnya diawali dengan kejang otot rahang bersamaan dengan timbulnya pembengkakan serta rasa sakit dan kaku di otot leher, bahu, dan punggung. Kejang-kejang secara cepat merambat ke otot perut, lengan atas dan paha. Masa inkubasi tetanus terjadi dalam waktu 3-14 hari dengan gejala yang mulai timbul di hari ke-7. Tetanus dapat dicegah dengan pemberian imunisasi DPT.

Penyakit tetanus terjadi jika kuman yang hidup di dalam kotoran hewan atau manusia memasuki tubuh lewat luka. Yang sangat berbahaya terutama luka yang dalam dan kotor.

Luka-Luka yang menyebabkan tetanus :

  • Gigitan hewan, terutama gigitan anjing dan babi
  • Luka karena peluru atau pisau
  • Lubang telinga ditindik dengan jarum yang kotor
  • Luka yang disebabkan oleh kawat duri
  • Luka tusuk akibat duri, potongan kawat dan paku

Penyebab Tetanus

Penyebab Tetanus pada bayi baru lahir :

Kuman-kuman tetanus masuk melalui tali pusar yang baru lahir karena kurangnya kebersihan atau tidak memperhatikan peringatan lainnya. Terjadi tetanus lebih besar jika:

  • Tali pusar di potong dengan alat gunting, bambu, pisau yang tidak direbus dahulu dan yang tidak dijaga kebersihannya
  • Tali pusar di potong terlalu jauh dari badan bayi
  • Jika tali pusar yang baru dipotong dibungkus dengan rapat atau dibiarkan basah

Tanda-Tanda Tetanus

  1.  Adanya luka yang terkena infeksi, namun terkadang tidak ditemukan lukanya
  2. Mengalami kesukaran dan gangguan waktu menelan
  3. Rahang menjadi kaku, kemudian diikuti dengan otot-otot leher dan bagian-bagian tubuh yang lain
  4. Serangan kejang yang sakit (mendadak kencang) pada rahang dan airnya pada seluruh tubuh. Menggerakkan atau menyentuh penderita dapat menimbulkan kekejangan atau kontraksi otot (spasme) seperti : cahaya terang atau suara yang mendadak dapat pula menimbulkan kekejangan otot (spasme) ini.

Pada bayi baru lahir, tanda tetanus yang pertama umumnya terjadi 3 sampai 10 hari setelah dilahirkan (persalinan). Anak mulai menangis terus-menerus dan tidak mau menyusu. Sering daerah pusar tampak kotor dan meradang, setelah beberapa jam atau hari, kekakuan rahang dan tanda-tanda tetanus yang lain mulai terlihat.

Jenis Penyakit Tetanus

Penyakit tetanus terbagi menjadi beberapa jenis :

  1. Tetanus lokal
    Penyakit tetanus lokal biasanya dijumpai dengan adanya suatu bentuk kontraksi pada otot yang terjadi dengan persisten, dan pada daerah tempat dimana luka yang terjadi misalnya agonis, antagonis, dan fixator. Hal inilah adalah salah satu tanda dari penyakit tetanus secara lokal. Kontraksi pada otot itulah yang terjadi biasanya dengan kasus yang ringan. Dan selain itu bisa bertahan selama beberapa bulan tanpa adanya suatu progresif dan biasanya akan menghilang dengan fase bertahap. Tetanus lokal ini biasanya akan berubah menjadi kasus generalized tetanus. Namun biasanya dengan bentuk yang lebih ringan dan biasanya jarang menimbulkan terjadinya kematian. Bisa juga lokal pada penyakit tetanus ini juga dijumpai pada sebagian prodmoral dari klasik tetanus yang dijumpai dengan cara terpisah. Hal ini paling utama terjadi setelah pemberian dari profilaksis antitoksin.
  2. Cephalic Tetanus
    Cephalic tetanus merupakan salah satu penyakit tetanus yang jarang. Masa inkubasi dari penyakit tetanus jenis ini adalah sekitar 1-2 hari yang asalnay adari sakit telinga tengah atau otitis media kronik. Selain itu, luka yang muncul pada daerah muka dan juga pada daerah kepala, termasuk diantaranya adalah benda asing yang masuk ke dalam rongga hidung.
  3. Generalized tetanus
    Untuk kasus penyakit tetanus yang jenis ini biasanya merupakan salah satu kasus yang banyak terjadi. Dan kebanyakan menimbulkan berbagai komplikasi yang terjadi baik yang dikenal pada tetanus lokal oleh akibat gejala muncul seperti diam-diam. Selain itu, trismus juga merupakan salah satu gejala yang banyak dijumpai dengan angka kejadian sebesar 50%. Hal ini disebabkan karena terjadinya kekakuan pada otot-otot masseter, dan bersamaan dengan suatu bentuk kekakuan pada leher yang bisa mengakibatkan dari terjadinya kaku kuduk dan menjadi susah dalam menelan. Gejala lainnya yang muncul adalah dalam bentuk Risus sardonicus yakni adalah suatu spasme pada otot-otot muka, opistotonus atau terjadinya kekakuan pada otot punggung, kejang yang terjadi pada dinding perut. Selain itu spasme yang terjadi pada laring dan bagian otot-otot pernapasan bisa menimbulkan terjadinya sumbatan pada saluran nafas, sianose asfiksia. Selain itu juga bisa muncul disuria dan retensi pada ciaran, kompresi pada fraktur dan pendarahan yang muncul di dalam otot.
  4. Neotal tetanus
    Penyakit ini biasanya disebabkan karena infeksi dari serangan C.tetani yang masuk lewat tali puat disaat sedang proses pertolongan pertama pada persalinan. Selain itu spora yang masuk juga bisa diakibatkan karena terjadinya proses pertolongan pada persalinan yang terjadi dengan tidak sterol, baik dengan penggunaan dari alat yang sudah mengalami kontaminasi spora C.tetani, atau juga lewat dari penggunaan jenis obat tetanus.

Tetanus

Posted in Penyakit Tetanus | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment